Sepi………………………………………………………..
Satu kata yang terkadang dapat membunuh jiwa secara perlahan-lahan………. Entah mengapa akhir-akhir ini, satu kata itu yang terngiang dalam susunan sarafku,,,,,, penyebabnya pun belum terdeteksi. Jiwa ku terasa terombang-ambing dalam bingkai apik suatu karamaian semu. Mereka mengajakku untuk tertawa dan bergembira namun entah mengapa hanya sunggingan keterpaksaan yang hanya dapat aku kiaskan. Merasa terasing dan sepi seperti ini entah wajar atau tidak namun secara perlahan-lahan aku mulai memahami dan menginginkan sepi ini ada…………………… mungkin terdengar naïf atau apalah tapi inilah yang sesungguhnya terjadi. Hanya sepi yang memahami apa dan bagaimana aku. Hanya sepi yang senantiasa menemani dan mencoba menghibur dikala sang sedih melanda. Mungkin bagi makhluk yang disebut manusia ini terkesan aneh…… namun entah mengapa berteman dengan sepi dan kesendirian seolah-olah sebentuk daging ini dapat merasakan dan meresapi apa dan bagaimana diri dan jiwaku………..
Hanya sepi yang memahami ketika aku muak dengan segala tetek bengek aturan-aturan kehidupan yang mereka tawarkan….. mereka menawariku kecantikan tapi entah mengapa aku hanya menginginkan diriku yang ini saja. Hidup termarjinalkan seperti yang ditakutkan oleh banyak kalangan mungkin terlihat menyesakkan namun entah atas dasar dan pertimbangan apa aku menginkinkan itu…… aneh…….. tapi itulah aku, berkutat dengan berbagai macam keanehan dan dikelilingi oleh orang-orang aneh yang tampak aneh namun ternyata brilian…………… sedang menunggu keanehan apalagi yang akan ditawarkan oleh dunia,,,,,,,,,,,,,,,,,, ^_^ kodok………. April 15, 2009 rumah kotak yang terkotak-kotakkan. 7:18 PM
0 komentar:
Posting Komentar