Tangisku ternyata masih kupersembahkan untukmu
Disetiap lantunan kata yang kuucupakn ternyata masih ada namamu kusebut
Apa kabar?
Bahagiakah kini kau disana? Bersamanya?
Tak ada penyesalan akan keputusanku ini
Hanya entah mengapa aku masih ingin kamu ada
Menemani kesunyianku mengarungi pekatnya malam..
Ehmm, masih adakah aku disana? dalam relung hatimu?
Masih ingatlah dulu pernah ada aku?
Mungkin kini semuanya sudah terganti
Yah… mungkin tak akan ada aku lagi…
Sebenarnya aku benci menjadi sesosok wanita lemah
Tiap mengingatmu hanya ada air mata
Hanya ada rasa sakit……
Tapi aku bahagia jika ia bisa membuamu tertawa kini
Yah hanya dia………..
(kowdot Jelett, April 5, 2010)
09: 13 PM
0 komentar:
Posting Komentar