Kamis, 28 Oktober 2010


Kenapa semuanya seakan begitu cepat berlalu. Demografi sosial besar-besaran ini membuat semuanya seakan memasuki sebuah dunia baru yang terkotak-kotakkan. Muak mengatakan ia dan tidak, lantas harus berkata apa? Atau hanya diam menyaksikan semuanya?.... aku, dia dan mereka terasing dalam kotak-kotak kecil yang tercipta dari keagungan keegoisan pribadi. Ingin mengatakan jangan tapi tersendat dengan semua retorika perjuangan yang ada. Ingin mengatakan tidak, tapi masih dianggap anak ingusan yang baru terlepas dari pangkuan ibunya. Demografi sosial yang terjadi begitu cepat merenggut semuanya, aku, dia dan mereka entah sengaja atau tidak memilih untuk menjalani kehidupan yang terkotak-kotakkan. Muak melihat begitu banyak manusia-manusia bunglon yang melakukan manuver apik untuk menutupi semua kebohongan yang ada. lelah melihat senyuman-senyuman beringas dari mereka yang merasa benar, benci melihat sunggingan tersudut dari mereka yang merasa kalah. Haruskah cinta dan benci dijadikan alat untuk menkotak-kotakkan kehidupan? Atau semua ini terjadi hanya karena kekeliruan penilaian saja?????

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright (c) 2010 my simple life. Design by Wordpress Themes.

Themes Lovers, Download Blogger Templates And Blogger Templates.