ketika pena ini kugoreskan
gambaran tentang mu seakan sirna
tak ada maksud untuk berusaha dengan begitu gigih agar lupa
mungkin saja hati ini terlalu lelah
karena tiap mengingatmu yang ada hanya "kekosongan"
kucoba dengan sisa-sisa pertahananku untuk kembali mengingat senyummu
namun yang kujumpai hanya titik dan garis-garis hitam
aku berusaha bersahabat dengan alam bawah sadarku agar kujumpai lukisan wajahmu disana
ternyata nihil lagi-lagi yang aku jumpai hanya bayangan hitam yang tak bersketsa...
iin....
0 komentar:
Posting Komentar