Kamis, 28 Oktober 2010

Bisakah kau membayangkan bangsa yang damai
bangsa yang dapat menyayangi jiwa-jiwa yang telah terpenjara dalam sepi

ketika angan akan harapan itu hanya terlontar oleh tangisan jiwa yang tak terdengar
yang tersisa hanyalah gelap dan mati

dengan terseok-seok kami melangkah
berharap digedung itu masih ada sepasang telinga yang sudi mendengar

saat kedamaian hanya menjadi bingkisan impian semu
yang bisa aku lakukan hanyalah menggoreskan tinta akan harapan ini diatas kertas luruh yang terbuang.........

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright (c) 2010 my simple life. Design by Wordpress Themes.

Themes Lovers, Download Blogger Templates And Blogger Templates.